KBMS TELKOM UNIVERSITY Bukan Mahasiswa Biasa, mereka penjaga dan pelestari budaya Sulawesi di Tanah Pasundan

Bandung – Pertunjukan seni budaya “JeJak Sulawesi” yang digelar Keluarga Besar Mahasiswa Sulawesi (KBMS) Telkom University berhasil memukau para undangan. Acara yang berlangsung di Auditorium Museum Sri Baduga, Kota Bandung, pada Sabtu (29/11/2025), terasa begitu singkat meski berjalan dari pukul 15.30 hingga 21.00 WIB.

Kegiatan dibuka dengan sambutan Ketua Panitia Dzaky Alfayiz, Direktorat UKM Telkom University Victor Ryan Tuapattinaja S.I.Kom, perwakilan Dinas Pariwisata Jawa Barat, Kepala Kemenkumham Jawa Barat, Lembaga Kesenian Jawa Barat Hj. Agustina Maryam Malik, Ketua KKSS Kota Bandung Ir. F. Ermaula Aseseang (diwakili Sekretaris Solihin Samad), serta Ketua KKSS Kabupaten Bandung Ustadz Dr. Fadlullah yang sekaligus memimpin doa.

Awal Pertunjukan: Mistis, Kental, Menggetarkan

Usai salat Magrib, suasana auditorium mendadak hening dan gelap. Suara hentakan Tunrung Pakanjara menggema, disusul kemunculan seorang pemuda mengenakan passapu, pakaian khas para Tubarani. Dentuman gendang terus menghentak, sementara sang pemuda mencabut badik dan mengucapkan sumpah setia dalam ritual Anngaru. Momen ini membuka rangkaian performa budaya yang dibawakan mahasiswa-mahasiswi Sulawesi di bawah naungan KBMS.

Tarian Daerah Sulawesi Bikin Takjub

Dipandu MC, para hadirin diajak menikmati ragam tarian dari berbagai daerah di Sulawesi. Tarian Lita, Povabe, Tarian 4 Etnik, Marampe, hingga Ganrang Bulo tampil dengan energi penuh. Para penari terlihat begitu menjiwai setiap gerakan—hingga sulit dipercaya bahwa mereka adalah mahasiswa Telkom University yang berlatih di tengah kesibukan akademik.

Ketua KKSS Kota Bandung, Ir. Ermaula Aseseang, mengapresiasi kreativitas KBMS. Ia menilai bahwa KBMS bukan sekadar perkumpulan mahasiswa, melainkan penjaga dan pelestari budaya Sulawesi, khususnya Sulawesi Selatan, di Tanah Pasundan.

JeJak Sulawesi 2025: Lebih dari Sekadar Perayaan Dies Natalis

Ketua KBMS Dzaky Alfayiz, didampingi Wakil Ketua Internal Muhammad Muflih Nasaruddin dan Wakil Ketua Eksternal Carel Noval, menjelaskan bahwa JeJak Sulawesi 2025 merupakan puncak perayaan Dies Natalis ke-11 KBMS Telkom University.

Namun, acara ini tidak hanya seremonial. “Ini adalah ajang pementasan seni dan budaya Sulawesi di Kota Bandung. Momentum ini menegaskan visi KBMS sebagai pusat inkubator yang melahirkan, menjaga, dan menggembleng calon pelestari budaya Sulawesi,” tegas Dzaky.

Penutup

Pertunjukan budaya yang ditampilkan mahasiswa Telkom University ini berhasil menjadi ruang pertemuan antara kreativitas muda dan kekayaan tradisi leluhur. KBMS membuktikan bahwa mereka bukan hanya mahasiswa biasa—melainkan penjaga identitas dan nilai-nilai budaya Sulawesi di tanah rantau.

Bravo KBMS. Ewaako!

(Laporan: Solihin Samad)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top